No comen No bacot

No comen No bacot
No comen No bacot

Selasa, 24 Mei 2011

Jangan Lupakan Kepergianmu

Kala waktu melangkah dari semua kebutaan
Rasakan walau hanya sekejab waktu yang telah kita lewati
Bersama mengejar hari
Hingga akhirnya tercipta mimpi


Jangan pernah lupakan kepergianmu
Yang mengantar kesendirianku kini
Jangan hilangkan asaku dari pelukmu
Karena ku yang menghampirimu

Ingatlah bahagia yang kita cipta
Dalam sentuhan indahnya dunia
Ingatlah derita yang mengusik
Kebersamaan kita mengukir rasa

Hilangkan susah yang merana
Ketika asa telah membendung cita
Tetaplah ikatkan rasa
Karena diriku dan dirimu sahabat selamanya

Bila Kau Bukan Sahabatku


Hal yang tak bisa ku ungkapkan padamu
Takkan mungkin ku coba lepaskan
Karena ku tahu ini adalah sebuah kesalahan

Maafkan aku terlalu mencintaimu
Maafkan aku karena tak bisa melupakanmu

Terasa takkan pernah salah
Bila kau bukan sahabatku
Dan takkan pernah aku terluka
Bila kau bukan sahabatku

Mimpi itu buatku sadar aku mencintamu

Namun kenyataan ini buatku mengerti kau tak mungkin untukku

Relaku terluka demi kau bahagia

Ku biarkan aku terpuruk seorang diri
Karena ini yang terbaik untukmu
sahabatku… kasihku

Hanya untukmu

Jika hidupku sungguh sunyi tanpa seorang kekasih di sisi
Takkan mudahku menyerah menjalani hidupku
Seorang sahabat yang kan mengerti aku
Membawa sunyiku menuju beribu cahaya bintang
Yang menerangi langit malam

Hanya untuknya aku pergi menanti
Hanya untuknya aku mencari biru langit
Memohon nikmatnya dunia menjelma
Dalam laraku yang merasuk di dada

Mudahkan hidupku

Terangi hariku dengan hadirnya
Cahaya mentari yang menerangi putihnya kebersamaan
Menepis kegelapan
Meramaikan kehidupan
Menghilangkan kesunyian

Saat ku temukan satu tujuan yang
Yang menuntun langkahku dengannya
Menggenggam sayap dalam kesepian
Akan ku ciptakan satu kisah tentangku dengannya
Mungkinkah ini harapan
Tuk meredakan

Segala laraku yang merasuk di dada…

Hal Terindah Yang Dapat Aku Pikirkan

Lama berjalan dalam ketiadaan sang waktu
Beraikan segenap logika yang masih kupunya
Kuhapus semua yang membuatnya terluka
Hanya sekedar untuk….

Tertawa lagi bersamanya
Melihatnya dalam senyum
Dan mendengar suaranya sekali lagi
Itulah hal terindah yang dapat
Aku pikirkan sekarang

Dalam tatap matanya yang terlanjur kosong
Kucoba buatnya tak meneteskan air mata
Dalam asa yang masih tersisa
Kusediakan waktu untuk…

Berjalan lagi bersamanya
Menghabiskan waktu untuknya
Dan mendengarkan isi hatinya lagi
Itulah hal terindah yang dapat
Aku pikirkan sekarang

Hanya itu untuk saat ini…

Dirimu Adalah Indahmu

Ku tuliskan lagu ini untukmu
Agar dapat menemanimu malam ini
Hingga kau dapat menutup mata
Dan biaskan semua yang membuatmu terluka

Cobalah pahami dirimu
Saat dunia mulai menantapmu
Cobalah pahami dirimu
Itu yang kan pancarkan indahmu


Sadari bahwa kau tetap terbaik
Takkan bisa kau menjadikan lain
Dirimu adalah indahmu
Dirimu adalah hiasan alam yang tak terganti

Dan saat ini saat terpisah jauh
Jauh dari saat ini
Ketika kau menyerah
Tutuplah matamu
Letakkan angkuhmu
Kembalilah jadi dirimu sendiri

The Illusion of Love

Masihkah engkau percaya cinta
Jika di hiasi oleh dusta
Masihkah engkau percaya cinta
Bila setiap hadirnya hanya luka

Cinta…tak selamanya indah
Dan akan terus manjadi duri yang menyakitkan
Bila tiada rasa saling berbagi
Karena cinta tak selamanya harus memberi

Ilusi cinta…Membutakan mata yang memandang
Ilusi cinta…Rapuhkan tembok yang tegar
Ilusi cinta…Hanya suguhkan luka

Ilusi cinta…Biaskan cahaya murka
Ilusi cinta…Menyesatkan jiwa yang telah terluka
Ilusi cinta…Menusuk dinginnya hati yang membeku

Coba dengarlah rintih suara hati
Yang pernah merasakan pahitnya cinta
Rasakanlah makna heningnya malam
Ketika kesendirian itu menghantui
Kesepian menyakitkan hati
Apabila engkau percaya cinta sejati itu ada

Cinta sejati tak kan pernah tertanam dalam hati
Jika tiada jiwa yang sanggup meresapi
Arti yang di biaskan oleh cinta
Arti yang di samarkan oleh cinta…
Sadarilah arti cintamu
Dari sesuatu yang membutakan cintamu
The illusion of love

Tentang Mata dan Bintang

Di gelap malam itu tahun kemarin
Kuterdiam melihatnya
Mata indah dalam kerlip bintang

Kemudian melangkah pergi dan berteman sepi
Terbayang teduh matanya
Yang tertinggal sendiri di malam itu


Mata itu..
Penuh keanggunan bak sinar kejora
Namun rapuh membuatnya tak berdaya
Meredup hingga mulai tak berbekas
Kemudian hilang tak bertepi dalam anganku

Saat ini dia ingin kembali
Cerahkan malam ini
Bersama sisa-sisa keanggunannya

Walau telah lama berlalu
Meski tak secerah dahulu
Ku tahu dia mampu
Kembalikan keanggunan malam yang berbintang
Di penghujung kejayaannya
Namun kisahnya kan selalu buatku terpesona
Akan mata indah kerlip bintang
Dalam setiap ketakjubanku
020411

untuk terkasih

Dengan penuh rasa cinta dan harapan
Kau bangun gubuk kecil nan indah ini
Meskipun tak seluas samudera

Tak semegah istana
Namun begitu damai kurasa

Dengan penuh kasih sayang dan harapan
Harapan akan benih-benih kecil mu
Tentang sosok hebat
Yang penuh cita dan cinta

Di gubuk kecil nan indah ini
Kau tumpahkan segala rasa sayanRata Tengah
g mu.. amarah mu.. lelah mu.. gelisah mu..
Dalam tiap ceria ku.. nakalku.. tangisku.. ketakutanku..
Ada damai yang ku rasakan

*(Hanya ini yang mampu aku ungkapkan)
*(Tak sanggup ku membalas semua yang engkau berikan)
*(Terima kasih dari hatiku)
*(Terima kasih telah indahkan hariku)

karenanya ..!!


Sejenak berfikir tentangnya
Namun keraguan tetap menghantui pikiranku
Entah apa yang dirasa
Tetap saja menyantuh sukma

Mengapa bagian petualanganku
Ketika melihatnya hati bergetar tawa terpancar
Mengapa seluruh rasa di benakku
Ketika memikirkannya jantung berdebar indah terasa

Kini samudera meluas membentang
Membayangi langkahku bersamanya
Mendekatinya mencoba menggapai dengan cinta
Haruskah terlupakan setelah sekian asa
Memperjuangkan demi keutuhan istana cinta

Kasih dalam jiwa membimbing harapan
Kembali dalam jalan kepastian
Melakukan kebenaran yang seharusnya
Terjaga dalam keikhlasan